Srikandi Pegiat Korupsi yang Pemberani

  • Whatsapp

Cianjur Daily Sosok- Lili Pintauli Siregar, Satu-satunya Perempuan yang Lolos Seleksi 10 Calon Pimpinan KPK, menarik perhatian publik. Apalagi terkait sepak terjangnya dalam pemberantasan korupsi yang sudah saatnya ditinjau untuk kondisi hari ini. Tanpa melupakan subtansi mendasar membuang jauh-jauh mental koruptif.

“Konsepnya tetap harus kemanusiaan yang adil dan beradab,” ujar Lili PS, melalui pesan Whatsapp nya kepada Cianjur Daily.

Read More

Para koruptor juga pada prinsipnya harus diurai jejak korupsi nya. Secara komprehensif, ini indonesia akar budaya dan penyelesaian masalah harus sesuai dengan semangat reformasi, bukan lagi seolah olah dalam kondisi revolusioner.

Eks pimpinan LPSK
Lili Pantauli Siregar mengaku sedih karena selama 10 tahun ia bekerja di Lembaga Perlindugan Saksi dan Korban atau lebih kita kenal dengan nama LPSK, hanya 13 justice collaborator yang dilindungi lembaga tersebut. Lili pernah menjadi Wakil Ketua Lembaga Perlindugan Saksi dan Korban (LPSK) periode 2013-2018.

“10 tahun saya di LPSK, hanya 13 justice collaborator. Sangat sedikit sekali, pertama karena tidak selalu KPK mendistribusikan hal-hal ini kepada LPSK. Jadi, kadang-kadang KPK melakukan perlindungan sendiri,” kata Lili. Hal ini disampaikan saat tes wawancara dan uji publik capim KPK beberapa pekan lalu.

Jadi jika kelak terpilih sebagai pimpinan KPK. Komitmen melanjutkan pemberantasan korupsi akan terus dilakukan. Tentu dengan pola-pola pendekatan yang tetap bersandar pada aturan hukum. Serta menyelaraskan pada pendekatan humanisme.

 

“Penegakan hukum tanpa nurani dan kemanusian, akan jauh dari pencapaian yang optimal.” Pungkas Lili, sambil meminta dukungan doa kepada seluruh Rakyat Indonesia. (Red-Gib/KR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *